Nadya (ketiga dari kiri) beserta kelompok nya dan Siswanto pendiri Kampung Jawi Semarang usai melakukan wawancara. Semarang 14 Juni 2026. (Dok).
SEMARANG, semarangnews.id – Mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM) menggelar kampanye digital bertajuk LOKALITA, Merawat Bahasa, Merayakan Budaya sebagai upaya meningkatkan kesadaran generasi muda untuk melestarikan Bahasa Jawa Krama di era digital, Kamis (14/6/2026).
Kampanye ini hadir sebagai respons atas semakin berkurangnya penggunaan Bahasa Jawa Krama di kalangan anak muda. Perkembangan teknologi dan perubahan pola komunikasi dinilai menjadi salah satu faktor yang menyebabkan bahasa daerah, khususnya Bahasa Jawa Krama, mulai jarang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui media sosial, tim LOKALITA menghadirkan beragam konten edukatif dan interaktif yang dikemas secara menarik. Di antaranya adalah Challenge Tebak Satu Kata Bahasa Jawa Krama hingga sesi tanya jawab mengenai penggunaan Bahasa Jawa Krama dalam percakapan sehari-hari. Konten tersebut diharapkan mampu menarik minat generasi muda untuk lebih mengenal sekaligus menggunakan Bahasa Jawa Krama.
Tak hanya itu, tim LOKALITA juga memproduksi video dokumenter yang mengambil lokasi di Thematic Kampung Jawi Semarang. Dalam dokumenter tersebut, pendiri Thematic Kampung Jawi, Siswanto, menjelaskan bahwa Kampung Jawi merupakan ruang pelestarian budaya Jawa yang memperkenalkan sejarah, tradisi, serta nilai-nilai budaya kepada masyarakat.
Selain menjadi wadah edukasi budaya, Kampung Jawi juga berkembang sebagai destinasi wisata budaya yang diharapkan mampu menjaga keberlangsungan warisan budaya Jawa di tengah pesatnya perkembangan zaman.
Ketua Tim LOKALITA, Nadya Arin V, mengatakan kampanye ini bertujuan mengajak generasi muda agar lebih peduli terhadap pelestarian bahasa daerah sebagai bagian dari identitas budaya.
“Melalui LOKALITA, kami ingin menunjukkan bahwa Bahasa Jawa Krama bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga bagian dari identitas budaya yang harus dijaga bersama. Kami berharap generasi muda semakin bangga untuk mengenal dan menggunakan Bahasa Jawa Krama dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Nadya.
Melalui rangkaian kampanye digital dan publikasi video dokumenter di media sosial, LOKALITA diharapkan mampu meningkatkan kepedulian masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya menjaga Bahasa Jawa Krama sekaligus melestarikan budaya Jawa di tengah perkembangan era digital.
Masyarakat dapat mengikuti kampanye LOKALITA melalui akun Instagram @loka_litaa serta kanal YouTube LOKALITA yang menayangkan video dokumenter mengenai pelestarian budaya Jawa.
Penulis: Nadya Arin V, mahasiswa USM Fakultas Ilmu Komunikasi

