Presiden Rotary Club of Semarang Bimasena (kelima dari kiri) bersama para tokoh agama, kepercayaan dan peserta Doa Bersama Untuk Semesta di Vihara Tanah Putih, Semarang 11/2/2026. (Selly).
SEMARANG, semarangnews.id – Semangat persaudaraan dan toleransi kembali digaungkan melalui kegiatan doa bersama lintas agama bertajuk “Doa Bersama Untuk Semesta” yang digelar Rotary Club of Semarang Bimasena berkolaborasi dengan Pelita (Komunitas Persaudaraan Lintas Agama). Acara berlangsung khidmat di Vihara Tanah Putih, Kota Semarang, Rabu malam (11/2/2026).
Kegiatan ini dihadiri sekitar 100 peserta yang terdiri dari tokoh perwakilan enam agama dan aliran kepercayaan, mahasiswa, warga Kota Semarang, hingga tamu undangan dari Solo dan Yogyakarta. Kehadiran berbagai latar belakang ini menjadi simbol kuat bahwa semangat persatuan dapat tumbuh melalui ruang kebersamaan yang penuh toleransi.
Suasana vihara pada malam itu dipenuhi nuansa damai dan hening. Doa-doa dipanjatkan secara bergantian oleh perwakilan lintas agama sebagai bentuk harapan bersama untuk terciptanya dunia yang lebih tenang, harmonis, dan penuh kasih.

Presiden Rotary Club of Semarang Bimasena, Linggayani Soentoro, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Rotary dalam membangun perdamaian dan mencegah konflik. Program tersebut juga sejalan dengan bulan pengabdian Rotary yang berfokus pada Peace Building and Conflict Prevention, salah satu dari tujuh area fokus Rotary International.
“Kita membawa harapan, doa-doa kita untuk semesta. Semoga negara kita, kota kita ini jadi lebih damai, lebih tenang, dan lebih baik. Semesta itu bukan hanya alam semesta, tetapi semesta diri kita sendiri juga perlu didamaikan agar kita penuh cinta kasih dan kedamaian,” ungkap Linggayani.
Menurutnya, perdamaian tidak hanya dimaknai sebagai ketiadaan konflik, tetapi juga kemampuan setiap individu untuk berdamai dengan diri sendiri. Ketika individu memiliki ketenangan batin, maka lingkungan sosial akan lebih mudah mencapai harmoni.
“Kami ingin bahwa persaudaraan lintas agama yang sudah ada di Kota Semarang ini boleh dipupuk, dan boleh berlanjut dalam ruang-ruang pertemuan seperti ini dan kita kepingin merawat harmoni di tengah keberagaman kita ini,” imbuhnya.
Kolaborasi dengan Pelita juga menjadi bukti pentingnya kerja sama lintas komunitas dalam menjaga kerukunan. Komunitas Persaudaraan Lintas Agama selama ini dikenal aktif menghadirkan ruang dialog dan kebersamaan bagi masyarakat dari berbagai keyakinan.
Ketua Koordinator Pelita Wawan Setiawan Budi menyampaikan, bahwa kegiatan doa bersama tersebut juga ditujukan untuk kondisi alam di Indonesia yang belakangan diwarnai musibah di berbagai daerah.
“Ya ini doa bersama kesekian kali, hanya memang malam ini temanya agak sedikit berbeda yakni fokus untuk semesta. Jadi harmoni itu kan tidak hanya manusianya saja tapi juga manusia dengan alam semesta kita juga harus menciptakan harmoni. Nah ini upaya yang bisa kami lakukan semoga ini menciptakan energi-energi kebaikan yang kemudian bisa membawa perubahan positif pada alam semesta yang memang saat ini kondisinya sedang tidak baik-baik saja,” ungkapnya.

Selain doa bersama, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan dialog kebangsaan. Peserta saling berbagi pandangan mengenai pentingnya menjaga persatuan, toleransi, serta kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.
Momentum kebersamaan tersebut diharapkan mampu memperkuat rasa persaudaraan di tengah masyarakat yang beragam. Rotary Club of Semarang Bimasena menilai bahwa kegiatan sederhana seperti doa bersama dapat menjadi langkah nyata dalam menumbuhkan empati dan kepedulian sosial.
Melalui kegiatan Doa Bersama Untuk Semesta, Rotary Club of Semarang Bimasena berharap pesan perdamaian dapat terus menyebar dan menginspirasi masyarakat luas. Harapan besar pun disematkan agar Semarang, Indonesia, dan dunia semakin damai, rukun, serta dipenuhi semangat cinta kasih.


