
SEMARANG, semarangnews.id – DT Peduli Jawa Tengah kembali mencatatkan prestasi mengecewakan dengan meraih Juara 1 Lomba ZISWAF Unggulan Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian kegiatan OASE (Olimpiade Aksi dan Syiar Ekonomi Syariah) yang berlangsung pada 28–30 Juli 2026 di Pondok Pesantren Fadlu Fadlan, Semarang.

Lomba ZISWAF Unggulan merupakan ajang apresiasi bagi lembaga pengelola zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) yang dinilai mampu menghadirkan program pemberdayaan masyarakat secara inovatif, berkelanjutan, serta memberikan dampak nyata bagi penerima manfaat. Kompetisi ini diikuti oleh berbagai Lembaga Amil Zakat dari wilayah Karesidenan Semarang, Karesidenan Kedu, dan Karesidenan Pati.
Dalam kompetisi tersebut, DT Peduli Jawa Tengah mengusung Program Pelatihan Teknisi Sistem Pendingin sebagai program unggulan pada kategori Program Pemberdayaan Ekonomi Produktif. Program ini telah dijalankan secara konsisten sejak tahun 2019 dengan tujuan meningkatkan keterampilan masyarakat di bidang teknisi AC dan sistem pendingin.
Melalui pelatihan tersebut, peserta tidak hanya memperoleh kemampuan teknis, tetapi juga dibekali dengan keterampilan yang dapat membuka peluang kerja maupun membangun usaha secara mandiri. Hingga tahun 2026, program ini telah meluluskan lima angkatan peserta yang kini telah bekerja di berbagai perusahaan maupun mengembangkan usaha jasa servis AC secara mandiri di sejumlah daerah.
Proses penilaian Lomba ZISWAF Unggulan dilakukan secara bertahap. Tahapan dimulai dari seleksi administrasi dan pemberkasan, kemudian dilanjutkan dengan penetapan enam lembaga terbaik yang dapat melaju ke babak final.
Pada tahap akhir, para finalis mengikuti sesi wawancara mendalam bersama dewan juri yang berasal dari kalangan praktisi dan praktisi ekonomi syariah. Dewan juri terdiri atas Dr. Ubbadul Adzkiya’, S.EI., M.Pd., MA, Assoc. Prof. Nyata Nugraha, SE, M.Si., Akt., CA., serta Dr. Agung Abdullah, MM, CIMM.
Berdasarkan hasil penilaian tersebut, DT Peduli Jawa Tengah berhasil keluar sebagai Juara 1 berkat keberhasilan menghadirkan program pemberdayaan yang dinilai memiliki inovasi, tata kelola yang baik, serta memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pengelolaan dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf tidak hanya fokus pada penyaluran bantuan sosial, tetapi juga mampu menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan melalui program-program pemberdayaan yang terukur.
Program Pelatihan Teknisi Sistem Pendingin menjadi salah satu contoh implementasi pengelolaan ZISWAF yang mengedepankan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Dengan bekal keterampilan yang dimiliki, para peserta diharapkan mampu meningkatkan taraf kehidupan keluarga sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di lingkungan masing-masing.
Prestasi yang diraih dalam ajang OASE 2026 ini sekaligus menjadi motivasi bagi DT Peduli Jawa Tengah untuk terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan berkelanjutan.
Ke depan, DT Peduli Jawa Tengah berharap dukungan dari para donatur, mitra, serta berbagai pemangku kepentingan dapat terus menguat sehingga manfaat program-program pemberdayaan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat. Dengan pengelolaan dana ZISWAF yang profesional, amanah, dan berdampak, DT Peduli optimis dapat terus melahirkan program-program yang mampu menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan berdaya.





