
SEMARANG, semarangnews.id – Kota Semarang kembali dipercaya menjadi tuan rumah Indonesia Marketing Festival (IMF) 2026, ajang tahunan yang mempertemukan para praktisi pemasaran, akademisi, pelaku bisnis, profesional, hingga mahasiswa untuk membahas perkembangan dunia marketing di tengah pesatnya kemajuan teknologi Artificial Intelligence (AI).
Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 Agustus 2026, dengan menghadirkan berbagai sesi inspiratif bersama para pemimpin industri.
Mengangkat tema besar transformasi bisnis di era digital, Indonesia Marketing Festival 2026 diharapkan menjadi ruang kolaborasi sekaligus wadah berbagi pengalaman bagi para peserta agar mampu menghadapi tantangan dan peluang baru yang muncul seiring berkembangnya teknologi AI.
Rangkaian kegiatan akan diawali pada 3 Agustus 2026 melalui Campus Day yang digelar di Universitas Diponegoro. Mengusung tema “Future-Ready Leaders: Human + AI”, sesi ini ditujukan bagi mahasiswa, akademisi, dan generasi muda yang ingin memahami bagaimana kepemimpinan masa depan dapat dibangun melalui kolaborasi antara kemampuan manusia dan kecerdasan buatan. Peserta akan memperoleh wawasan mengenai keterampilan yang dibutuhkan agar tetap relevan dan kompetitif di dunia kerja yang terus berubah.
Selanjutnya, pada 4 Agustus 2026, Indonesia Marketing Festival memasuki Corporate Day di Hotel Santika Premiere Semarang dengan tema “Winning The Competition in the Age of AI”. Sesi ini akan mengulas strategi bagi perusahaan dalam menghadapi persaingan bisnis yang semakin dinamis.
Para peserta akan diajak memahami bagaimana AI dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efektivitas pemasaran, memperkuat hubungan dengan pelanggan, hingga menciptakan inovasi yang mampu memberikan nilai tambah bagi perusahaan.
Puncak kegiatan akan berlangsung pada 5 Agustus 2026 melalui Knowledge Day yang juga digelar di Hotel Santika Premiere Semarang. Mengangkat tema “Omni Human Leadership”, forum ini akan membahas pentingnya kepemimpinan yang tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan di tengah semakin masifnya penggunaan teknologi.
Para pembicara akan berbagi pengalaman mengenai bagaimana seorang pemimpin mampu memanfaatkan AI tanpa mengesampingkan empati, kreativitas, serta kemampuan membangun kolaborasi.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta tidak hanya memperoleh wawasan terbaru mengenai tren pemasaran dan kepemimpinan, tetapi juga memiliki kesempatan memperluas jaringan profesional dengan bertemu para pelaku industri, akademisi, hingga pengambil keputusan dari berbagai sektor. Hal ini menjadi nilai tambah bagi siapa saja yang ingin mengembangkan kompetensi sekaligus membangun kolaborasi baru di era transformasi digital.
Panitia mengajak masyarakat, khususnya pelaku usaha, profesional, dosen, mahasiswa, hingga komunitas bisnis di Jawa Tengah untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai ajang belajar dan memperkuat daya saing di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat.
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti Indonesia Marketing Festival 2026, informasi lebih lanjut sekaligus pendaftaran dapat dilakukan melalui Camelia di nomor 0878-9778-9505.
Melalui penyelenggaraan di Semarang, Indonesia Marketing Festival diharapkan mampu melahirkan lebih banyak pemimpin dan insan pemasaran yang adaptif, inovatif, serta siap memenangkan persaingan bisnis di era Artificial Intelligence.





