Sejumlah pengurus dan anggota PERDOSRI DIY Jateng usai pelantikan, Semarang 21/6/2026. (FOTO: Istimewa).
SEMARANG, semarangnews.id – Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi Indonesia (PERDOSRI) Cabang Jawa Tengah-DI Yogyakarta resmi melantik jajaran pengurus baru periode 2026-2029 dalam sebuah acara yang berlangsung di Hotel Novotel Semarang, Minggu (21/6/2026).
Prosesi pelantikan dilakukan oleh Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Jawa Tengah, dr. Telogo Wismo Agung Durmanto, dan dihadiri berbagai pemangku kepentingan sektor kesehatan dari Jawa Tengah maupun Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sejumlah instansi dan organisasi profesi turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dan DIY, Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, BPJS Kesehatan Divre Jawa Tengah-DIY, Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI), Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI), IDI Wilayah Jawa Tengah dan DIY, Pengurus Pusat PERDOSRI, hingga berbagai organisasi profesi kesehatan lainnya.

Ketua PERDOSRI Cabang Jawa Tengah-DIY terpilih, dr. Naela Munawaroh, Sp.K.F.R., Ped.(K), AIFO-K, yang kembali dipercaya memimpin organisasi tersebut untuk periode kedua, menegaskan komitmennya dalam melanjutkan penguatan peran dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi di bidang rehabilitasi medik.
Menurutnya, kepengurusan baru mengusung visi mewujudkan transformasi layanan kesehatan berbasis gangguan fungsi yang unggul, inklusif, serta memiliki daya saing tinggi.
“Pelantikan ini bukan sekadar prosesi seremonial, melainkan wujud komitmen organisasi untuk memperkuat solidaritas internal sekaligus membangun sinergisitas eksternal dengan berbagai pihak guna meningkatkan pelayanan rehabilitasi medik kepada masyarakat,” ujar dr. Naela dalam sambutannya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pengurus Pusat PERDOSRI, Dr. dr. Rumaisah Hasan, Sp.K.F.R., N.M.(K), FEMG, AIFO-K, memberikan apresiasi atas berbagai inovasi yang selama ini telah dilakukan PERDOSRI Cabang Jawa Tengah-DIY.
Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan proses yang dinamis dan membutuhkan kolaborasi multidisiplin. Karena itu, sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan harus terus diperkuat demi meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Dukungan juga datang dari IDI Wilayah Jawa Tengah. Ketua IDI Wilayah Jawa Tengah, dr. Telogo Wismo Agung Durmanto, menyampaikan apresiasi atas kemitraan yang selama ini terjalin antara IDI dan PERDOSRI dalam mendukung pelayanan rehabilitasi medik di wilayah Jawa Tengah.
Senada dengan hal tersebut, perwakilan IDI Wilayah DIY, dr. Tri Widjaja, menekankan pentingnya peran organisasi profesi dalam memperjuangkan hak tenaga medis, termasuk aspek perlindungan hukum dan kesejahteraan tenaga kesehatan sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pelayanan.
Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan DIY, Muchamad Agus Priyanto, SKM, M.Kes, menyatakan kesiapan pihaknya untuk terus menjadi mitra strategis PERDOSRI Cabang Jawa Tengah-DIY dan membuka peluang kerja sama yang lebih luas pada masa mendatang.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, dr. Zulfachmi Wahab, Sp.PD, Subsp.H.Onk.(K), FINASIM. Ia menilai PERDOSRI telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam pendampingan pelayanan rehabilitasi medik di Jawa Tengah.
“Sekarang kita memasuki era Rumah Sakit Berbasis Kompetensi sebagai bagian dari enam pilar transformasi kesehatan. Karena itu, peran PERDOSRI menjadi semakin strategis dalam mendukung kualitas layanan rehabilitasi medik,” ujarnya.
Tantangan yang dihadapi juga tidak kecil. Berdasarkan data Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) tahun 2025, jumlah penyandang disabilitas di Jawa Tengah mencapai 65.050 orang. Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama sekaligus mendorong PERDOSRI untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah dalam menghadirkan layanan rehabilitasi medik yang profesional, berkualitas, dan mudah diakses masyarakat.
Melalui kepengurusan baru ini, PERDOSRI Cabang Jawa Tengah-DIY diharapkan semakin aktif mengambil peran dalam mendukung transformasi sistem kesehatan nasional, khususnya pada aspek rehabilitasi medik yang berorientasi pada peningkatan fungsi, kemandirian, dan kualitas hidup pasien.
Acara pelantikan ditutup dengan sesi foto bersama antara pengurus yang baru dilantik, tamu undangan, serta seluruh anggota PERDOSRI Cabang Jawa Tengah-DIY sebagai simbol semangat kebersamaan dalam menjalankan pengabdian untuk masyarakat.

