Ketua HMI Cabang Semarang 2026-2027 Muhammad Nabil Mualif (keenam dari kiri) bersama Ketua BPW HIPKA Jateng, Asrar (keempat dari kiri), anggota DPRD Kota Semarang Fraksi Golkar M. Ulil Haq (ketiga dari kiri) dan Ketua KOHATI 2026-2027 Dhaifina Khafifah (pertama dari kanan) usai pelantikan, Semarang 15/2/2026. (Selly).
SEMARANG, semarangnews.id – Momentum Milad ke-79 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menjadi semakin istimewa dengan digelarnya pelantikan pengurus baru HMI Cabang Semarang periode 2026–2027 di Wisma Perdamaian, Minggu sore (15/2/2026). Kegiatan ini menghadirkan semangat baru bagi dunia pergerakan mahasiswa sekaligus memperkuat kontribusi kader HMI bagi masyarakat Kota Semarang.
Ketua HMI Cabang Semarang periode 2026–2027, Muhammad Nabil Mualif, menegaskan bahwa pelantikan yang dirangkai dengan peringatan Milad HMI ke-79 sengaja dikemas dalam satu momentum agar membawa dampak lebih luas, tidak hanya bagi kader HMI tetapi juga masyarakat.
“Kegiatan ini kami rangkai agar memberi manfaat nyata, khususnya bagi kader HMI Cabang Semarang dan masyarakat secara luas. HMI harus hadir sebagai ruang belajar, ruang tumbuh, sekaligus ruang kontribusi,” ujarnya.

Saat ini, HMI Cabang Semarang memiliki sekitar 5.000 kader yang tersebar dalam tiga Koordinator Komisariat (Korkom) besar, yakni Universitas Diponegoro, UIN Walisongo, dan Universitas Sultan Agung. Dengan jumlah kader yang besar, Nabil berharap HMI dapat terus menjadi wadah dunia aktivis yang mampu memberikan arah serta orientasi baru dalam dunia pergerakan mahasiswa.
Menurutnya, kepengurusan baru telah menyiapkan sejumlah program prioritas. Fokus utama berada pada penguatan sistem perkaderan guna meningkatkan kualitas kader HMI Cabang Semarang. Selain itu, organisasi juga berencana mengembangkan unit bisnis yang dikelola kader, khususnya di sektor ekonomi kreatif, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh anggota.
“Ke depan, kami ingin meningkatkan kualitas perkaderan sekaligus mengembangkan bisnis HMI yang dikelola kader. Harapannya, kader tidak hanya kuat secara intelektual dan sosial, tetapi juga memiliki kemandirian ekonomi,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, turut dilantik Korps HMI-Wati (KOHATI) Cabang Semarang periode 2026–2027. Ketua KOHATI terpilih, Dhaifina Khafifah, menekankan pentingnya peran perempuan dalam dunia aktivisme.
“Perempuan sering kali merasa inferior dalam dunia aktivis. Melalui organisasi keperempuanan ini, kami ingin mendorong kepemimpinan perempuan agar tetap aktif sekaligus meningkatkan keterampilan pemberdayaan perempuan di berbagai lini,” ungkapnya.
Pelantikan ini juga dihadiri sejumlah tokoh dan tamu undangan, di antaranya Ketua BPW HIPKA Jawa Tengah Asrar, Sekjen BPW HIPKA Jawa Tengah Siswanto, serta anggota DPRD Kota Semarang Fraksi Golkar M. Ulil Haq.
Menariknya, kegiatan tidak hanya diisi dengan prosesi pelantikan dan seremoni, tetapi juga diramaikan kehadiran berbagai stand UMKM. Kehadiran pelaku usaha lokal ini menjadi bagian dari upaya HMI untuk mendukung pertumbuhan ekonomi menengah sekaligus memperkuat jejaring kewirausahaan di kalangan kader dan masyarakat.
Melalui momentum pelantikan dan Milad ke-79 ini, HMI Cabang Semarang diharapkan mampu menghadirkan energi baru dalam dunia pergerakan mahasiswa. Dengan fokus pada peningkatan kualitas kader, pemberdayaan perempuan, serta penguatan ekonomi kreatif, HMI optimistis dapat terus menjadi organisasi yang relevan dan berdampak bagi masyarakat.


