Dari kiri Board of Directors Saloka Theme Park, Dani Agung Nugroho, Erros Chandra, General Manager Saloka Theme Park Haryanto dan pemenang Saloka Mencari Musik Anggara Music Lab, usai jumpa pers. Kab. Semarang 27/6/2026. (Selly).
KAB. SEMARANG, semarangnews.id – Perayaan hari jadi ke-7 Saloka Theme Park dikemas lebih meriah melalui gelaran Saloka Fest 2026 yang berlangsung pada Sabtu (27/6/2026). Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, festival kali ini mengusung tema Urban Culture dengan melibatkan berbagai komunitas, mulai dari seni, olahraga, hingga otomotif.
Board of Directors Saloka Theme Park, Dani Agung Nugroho, mengatakan tema Urban Culture dipilih agar Saloka Fest tampil lebih segar sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan ruang berekspresi dan berinteraksi.
“Konsep Urban Culture kami hadirkan agar Saloka Fest terasa lebih fresh sekaligus merespons kebutuhan ruang ekspresi dan interaksi. Berbagai komunitas bisa hadir, saling bertemu, berkolaborasi dengan komunitas lain maupun berinteraksi langsung dengan para pengunjung. Harapannya, hal ini dapat mendorong komunitas menjadi semakin inklusif,” ujar Dani.
Selain menghadirkan berbagai aktivitas komunitas, Saloka Fest tahun ini juga menjadi momentum pengumuman sekaligus peluncuran tiga lagu terbaik hasil kompetisi Saloka Mencari Musik. Program tersebut menjadi wadah bagi musisi muda untuk menciptakan karya orisinal yang nantinya menjadi bagian dari identitas musikal Saloka Theme Park.
Kompetisi ini mendapat sambutan luar biasa. Sebanyak 103 karya musik dari berbagai daerah masuk ke meja penjurian. Proses kurasi dipercayakan kepada gitaris Sheila On 7, Erros Chandra, yang bertindak sebagai kurator musik sekaligus dewan juri.

Erros mengaku tidak menyangka antusiasme para musisi begitu besar. Menurutnya, proses memilih karya terbaik bukanlah perkara mudah karena ia harus mendengarkan satu per satu lagu yang masuk dengan sangat teliti.
“Saya tidak menyangka ada 103 karya yang masuk. Semuanya harus didengarkan satu per satu dan itu bukan pekerjaan yang mudah. Saya harus benar-benar hati-hati karena ada lagu yang materi musikalnya bagus tetapi produksinya masih kurang. Sebaliknya, ada juga yang produksinya sudah baik namun materi lagunya belum terlalu kuat,” ungkap Erros.
Ia menilai musisi-musisi muda saat ini memiliki kreativitas dan keberagaman genre yang sangat baik. Karena itu, dalam proses penjurian dirinya tidak hanya melihat kualitas musikal, tetapi juga memilih lagu yang mampu merepresentasikan karakter serta suasana atau vibe Saloka Theme Park.
“Dari banyak karya yang masuk, saya melihat variasinya luar biasa. Akhirnya saya memilih lagu-lagu yang paling sesuai dengan identitas dan vibe Saloka, sehingga nantinya bisa menjadi bagian dari pengalaman pengunjung ketika datang ke Saloka Theme Park,” tambahnya.
Berdasarkan hasil penilaian tersebut, Juara III diraih Grup Jambore dengan lagu berjudul “Pasar Malam”. Sementara Juara II diraih Rivera feat. MIC melalui lagu “Weekend”. Adapun Juara I berhasil diraih Anggara Music Lab feat. Nabila Putri lewat lagu “Hari Penuh Ceria”.
Ketiga lagu pemenang tersebut resmi diluncurkan pada puncak perayaan Saloka Fest 2026 dan akan menjadi bagian dari identitas musik Saloka Theme Park. Kehadiran lagu-lagu tersebut diharapkan mampu memperkuat pengalaman wisata para pengunjung sekaligus menjadi media promosi kreatif yang lahir dari karya musisi Indonesia.

Saloka Theme Park juga menghadirkan sesuatu yang berbeda yakni Baru Klinting Show Special Edition. Sebelum pertunjukan utama dimulai, penonton disuguhkan sebuah drama teatrikal musikal yang menjadi pembuka rangkaian pertunjukan ikonik tersebut.
Drama pembuka itu mengisahkan legenda Baru Klinting, cerita rakyat yang menjadi inspirasi lahirnya maskot Saloka Theme Park, Loka. Cerita disajikan secara megah melalui perpaduan seni tari, musik, tata cahaya modern, serta efek air (water effect) yang memukau. Penampilan tersebut berhasil membangun suasana dramatis sekaligus mengundang decak kagum ribuan pengunjung yang memadati area pertunjukan.
Rangkaian pertunjukan kemudian ditutup dengan penampilan spesial Anggara Music Lab feat. Nabila Putri, peraih Juara I ajang Saloka Mencari Musik. Mereka membawakan lagu pemenang berjudul “Hari Penuh Ceria” yang resmi diluncurkan pada malam tersebut. Penampilan perdana lagu tersebut disambut antusias ribuan pengunjung dan menjadi penutup yang manis bagi perayaan ulang tahun ke-7 Saloka Theme Park sekaligus menegaskan komitmen Saloka dalam mendukung lahirnya karya-karya orisinal dari musisi Indonesia.
Dengan menggabungkan hiburan, musik, kreativitas, dan kolaborasi lintas komunitas, Saloka Fest 2026 menjadi penanda perjalanan tujuh tahun Saloka Theme Park yang terus berinovasi. Melalui festival ini, Saloka ingin membuktikan bahwa taman rekreasi tidak hanya menjadi tempat bermain, tetapi juga ruang kreatif yang mempertemukan komunitas, pelaku seni, dan masyarakat dalam suasana yang inklusif.

