SEMARANG, semarangnews.id – Sebanyak hampir 70 peserta dari berbagai taman kanak-kanak (TK) dan sekolah dasar (SD) di Kota Semarang mengikuti lomba mewarnai dan story telling yang diselenggarakan Persatuan Istri Insinyur Indonesia (PIII) Perwakilan Jawa Tengah di Wisma Perdamaian Kota Semarang, Minggu (14/6/2026).
Kegiatan yang digelar melalui Seksi Pendidikan dan Seksi Ekonomi PIII Jawa Tengah tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta maupun para orang tua yang hadir mendampingi anak-anak mereka. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mengembangkan kreativitas, keberanian, serta kemampuan komunikasi anak sejak usia dini.
Para peserta lomba mewarnai tampak serius menuangkan kreativitas mereka melalui berbagai kombinasi warna yang menarik. Sementara itu, peserta lomba story telling tampil percaya diri membawakan cerita di hadapan dewan juri dan para pengunjung yang hadir.

Ketua PIII Perwakilan Jawa Tengah Chandra Maitriyani mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu program yang diselenggarakan oleh Seksi Pendidikan PIII. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kreativitas dan kemampuan pendidikan anak-anak, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan organisasi PIII kepada masyarakat yang lebih luas.
“Ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Seksi Pendidikan PIII Jawa Tengah. Tujuannya selain untuk mendukung tumbuh kembang kreativitas dan pendidikan anak-anak sebagai generasi emas penerus bangsa, juga untuk lebih memperkenalkan Persatuan Istri Insinyur Indonesia kepada masyarakat luas,” ujarnya.
Ia menambahkan, PIII Jawa Tengah berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Ke depan, organisasi tersebut berencana menyelenggarakan sejumlah agenda yang melibatkan partisipasi masyarakat secara lebih luas.
“Ke depan kami akan mengadakan berbagai kegiatan lainnya yang melibatkan masyarakat, termasuk kegiatan olahraga dan event-event sosial maupun edukatif lainnya,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu orang tua peserta, Nuning, menyambut positif penyelenggaraan lomba tersebut. Menurutnya, kegiatan yang mendorong kreativitas anak sangat penting untuk terus diperbanyak di tengah perkembangan teknologi yang membuat anak-anak semakin akrab dengan gawai.
“Kegiatan seperti ini sangat bagus dan perlu lebih sering diadakan. Anak-anak jadi punya ruang untuk mengembangkan kemampuan dan kreativitasnya. Dengan adanya kegiatan seperti ini, mereka juga tidak hanya fokus bermain handphone,” katanya.
Hal senada disampaikan Leo, peserta lomba mewarnai yang saat ini duduk di bangku kelas 1 SD. Ia mengaku senang bisa mengikuti perlombaan tersebut karena dapat bertemu banyak teman dan menunjukkan hasil karyanya.
“Aku senang ikut lomba mewarnai ini. Gambarnya bagus dan aku sudah berusaha mewarnai sebaik mungkin. Aku optimis bisa dapat juara,” ujar Leo dengan penuh semangat.
Tak hanya lomba mewarnai dan story telling, dalam kesempatan tersebut juga diadakan bazar UMKM mulai dari produk makanan, minuman dan produk menarik lainnya.
Tujuannya tentu saja membantu meningkatkan perekonomian warga dan para pelaku UMKM, serta ikut mendorong pemberdayaan perempuan khususnya bagi mereka pemilik UMKM.
Melalui kegiatan tersebut, PIII Jawa Tengah berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak sekaligus memperkuat peran organisasi dalam membangun masyarakat yang kreatif, produktif, dan berdaya saing.

