Amira Azhara, siswa Bayu Ramli Modeling School usai mengikuti kelas di studio Fit Nation, Ungaran Kab. Semarang, Minggu 24/5/2026. (Selly).
UNGARAN, semarangnews.id – Dunia modeling kerap identik dengan pengalaman panjang dan jam terbang tinggi. Namun, hal berbeda justru ditunjukkan oleh Amira Azhara (14), pelajar kelas 2 SMP Negeri 1 Sumowono, Kabupaten Semarang, yang mampu menorehkan prestasi meski baru enam bulan terjun di dunia modeling.
Ditemui usai sesi latihan di studio Bayu Ramli Ungaran, Minggu (24/7/2026), Amira tampak percaya diri meski mengaku awalnya tidak pernah membayangkan akan terjun ke dunia modeling.
“Saya baru gabung sekitar enam bulan. Awalnya diajak teman satu sekolah, terus jadi tertarik,” ujarnya.
Ketertarikan Amira sebenarnya sudah muncul sejak kecil. Ia sering melihat dunia modeling melalui media sosial. Namun, sempat merasa ragu untuk memulai. Hingga akhirnya dorongan dari teman serta dukungan orang tua membuatnya mantap bergabung di Bayu Ramli Modeling School.
Di balik semangatnya mengejar mimpi, Amira berasal dari keluarga sederhana. Ia merupakan anak terakhir dari tiga bersaudara dan satu-satunya perempuan di keluarganya. Kedua kakaknya adalah laki-laki, yang turut memberikan dukungan terhadap langkahnya di dunia modeling.
Dalam waktu singkat, Amira sudah mendapatkan banyak pengalaman dasar, mulai dari teknik catwalk hingga pose. Hal tersebut menjadi fondasi penting bagi perjalanan kariernya ke depan.
“Dari sini saya belajar catwalk, pose, karena sebelumnya belum pernah sama sekali terjun ke dunia model,” katanya.
Meski tergolong pendatang baru, Amira sudah aktif mengikuti berbagai fashion event. Bahkan, pada lomba pertamanya di Semarang, ia langsung mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih juara umum dalam ajang Festival Budaya Nusantara tingkat Jawa Tengah.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa bakat Amira mulai terlihat dan berkembang pesat.
Saat ditanya soal pengalaman tampil di atas panggung, Amira mengaku sempat diliputi rasa gugup. Namun, perasaan tersebut perlahan berubah menjadi kebahagiaan saat sudah berada di runway.
“Awalnya gugup, apalagi lihat peserta lain. Tapi pas tampil jadi senang,” ungkapnya.

Dalam hal gaya busana, Amira mengaku lebih menyukai outfit kasual karena terasa lebih nyaman. Meski begitu, ia tetap terbuka untuk mengeksplorasi berbagai konsep fashion ke depan.
Di balik kesibukannya sebagai model, Amira juga memiliki mimpi besar. Selain ingin menjadi model profesional, ia juga bercita-cita menjadi psikolog. Dalam dunia modeling sendiri, ia mengidolakan supermodel internasional Adriana Lima.
Sementara itu, mentor sekaligus founder Bayu Ramli Modeling School, Bayu Ramli, menilai Amira sebagai salah satu talenta potensial.
“Amira ini punya bakat. Terbukti dia sudah meraih juara tingkat provinsi. Ke depan, kami arahkan tidak hanya menjadi model, tapi juga bisa masuk ke dunia film, sinetron, atau iklan,” jelas Bayu yang saat ini juga sedang meniti karir di industri film Indonesia.
Bayu menambahkan, dalam waktu dekat Amira akan dipersiapkan mengikuti ajang Proklamasi Indonesia Kontes, sebagai langkah lanjutan untuk mengasah kemampuan dan memperluas pengalaman kompetisi.
Dengan bakat, semangat, serta dukungan keluarga yang kuat, Amira Azhara menjadi salah satu contoh generasi muda yang berani mengejar mimpi sejak dini. Perjalanan yang baru dimulai ini pun membuka peluang besar baginya untuk bersinar di industri modeling, bahkan hingga dunia hiburan nasional.

