Kepala SMAN 14 Semarang Fauziah Ratna Hapsari S.pd, M.pd (tengah membawa plakat) bersama pengurus dan anggota BKOW Jateng usai kegiatan edukasi kesehatan mental SMAN 14, Semarang 2/2/2026. (FOTO: Istimewa)
SEMARANG, semarangnews.id – Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Jawa Tengah melalui Bidang Pendidikan menggelar kegiatan edukasi kesehatan mental bagi remaja di SMA Negeri 14 Semarang, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Mental Sehat untuk Masa Depan Cerah pada Remaja” dan diikuti oleh sekitar 100 siswa dari kelas X, XI, dan XII.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen BKOW Jawa Tengah dalam mendukung tumbuh kembang generasi muda, khususnya dalam aspek kesehatan mental yang belakangan ini menjadi perhatian serius di dunia pendidikan. Remaja dinilai rentan menghadapi tekanan akademik, sosial, hingga tantangan perkembangan diri yang membutuhkan pendampingan dan pemahaman yang tepat.
Kepala SMA Negeri 14 Semarang, Fauziah Ratna Hapsari, S.Pd., M.Pd., menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Ia menilai edukasi kesehatan mental sangat relevan dengan kondisi pelajar saat ini.
“Remaja menghadapi banyak perubahan dan tantangan, baik dari lingkungan sekolah maupun sosial. Kegiatan seperti ini sangat membantu siswa agar lebih mengenal dirinya sendiri dan mampu mengelola emosi secara sehat,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan materi dari narasumber yang kompeten di bidang psikologi dan pendidikan antara lain Psikolog Leonardo Gerald A, S.Psi dan Dr. Ratih Laily Nurjanah, M.Pd. Materi disampaikan secara interaktif, komunikatif, dan dekat dengan realitas kehidupan remaja sehari-hari, mulai dari pengenalan kesehatan mental, cara mengenali emosi diri, hingga strategi menghadapi stres dan tekanan sosial.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan partisipatif. Para siswa tampak antusias mengikuti sesi demi sesi, termasuk saat diskusi dan tanya jawab. Hebatnya tidak sedikit siswa yang berani menyampaikan pengalaman dan pertanyaan terkait kondisi psikologis yang mereka alami, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Ketua II BKOW Provinsi Jawa Tengah Dr. Chusnul Hayati menyampaikan bahwa, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi ruang aman bagi remaja untuk belajar memahami kesehatan mental sejak dini.
“Kami ingin para siswa memiliki bekal mental yang kuat, percaya diri, dan mampu menghadapi tantangan masa depan dengan sikap yang positif,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, BKOW Jawa Tengah berharap sekolah-sekolah semakin terbuka dalam menghadirkan program edukasi kesehatan mental secara berkelanjutan. Sinergi antara sekolah, orang tua, dan berbagai pihak dinilai menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan mendukung kesejahteraan psikologis peserta didik.
Dengan edukasi yang tepat, diharapkan para remaja mampu tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga sehat secara mental dan emosional.


