Peserta Mental Health Awareness Workshop SMAN 2 Pati bersama para guru dan panitia dari Rotary D3420, Pati 27/1/2026. (Foto: Istimewa).
PATI, semarangnews.id – Rotary International District 3420 kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan mental di lingkungan pendidikan melalui program Mental Health Awareness yang digelar di sejumlah kota di Jawa Tengah, yakni Semarang, Kudus, dan Pati. Program ini merupakan bagian dari Global Grant #2574973 The Rotary Foundation yang menyasar tiga pilar utama ekosistem pendidikan yakni guru, siswa, dan orang tua.
Salah satu pelaksanaan program berlangsung di SMA Negeri 2 Pati dan mendapat sambutan hangat serta antusiasme tinggi dari ratusan peserta. Sejak hari pertama, suasana sekolah tampak hidup dengan diskusi, sesi interaktif, serta berbagai aktivitas yang dirancang untuk membangun kesadaran dan keterampilan dalam menjaga kesehatan mental generasi muda. Program ini tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga menghadirkan pendekatan praktis yang aplikatif sesuai dengan tantangan remaja di era digital.
Di tengah tekanan akademik, arus informasi yang deras, serta dinamika pergaulan remaja, isu kesehatan mental menjadi kunci penting dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas. Di bawah kepemimpinan District Governor Rotary D3420, Dyah Anggraeni, pelatihan ini dirancang untuk membekali guru dengan kemampuan deteksi dini terhadap stres dan kecemasan siswa, memperkuat peran orang tua melalui komunikasi empatik, serta melatih siswa mengenali emosi, membangun resiliensi, dan mengembangkan keterampilan sosial yang sehat.
Program Mental Health Awareness ini juga selaras dengan 7 Area Fokus Rotary International, khususnya pada bidang Disease Prevention and Treatment. Upaya ini diyakini mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus mencegah berbagai persoalan psikososial seperti perundungan, kekerasan, hingga gangguan kecemasan yang kerap muncul di kalangan remaja.

Rangkaian kegiatan di SMA Negeri 2 Pati dilaksanakan secara terintegrasi. Dimulai dengan pelatihan guru pada 26 Januari 2026 yang menitikberatkan pada pemahaman permasalahan remaja, regulasi emosi, serta keterampilan mendengarkan secara empatik. Keesokan harinya, 30 siswa terpilih dibekali sebagai teman bicara atau peer supporter untuk membangun dukungan sebaya yang positif. Pada 28 Januari 2026, seluruh siswa mengikuti edukasi tentang pergaulan sehat, pencegahan bullying dan kekerasan seksual, serta pengelolaan emosi di era digital. Program ditutup dengan sesi Parenting Mental Health Awareness pada 29 Januari 2026 yang mengajak orang tua memahami dinamika emosional remaja dan memperkuat peran keluarga dalam pendampingan anak.
Kepala SMA Negeri 2 Pati, Drs. Sudarto, M.Pd, menyampaikan bahwa program ini memberikan dampak nyata bagi seluruh warga sekolah. “Guru menjadi lebih peka, siswa lebih terbuka, dan orang tua lebih siap mendampingi anak dalam proses tumbuh kembangnya,” ujarnya. Ia menambahkan, nilai-nilai yang diusung Rotary sejalan dengan slogan sekolah TerPercaya Hebat yang mencerminkan karakter humanis, edukatif, berintegritas, adaptif, dan tangguh.
Seluruh kegiatan didukung oleh Media Mitra Keluarga dengan menghadirkan para ahli, di antaranya psikolog Dr. Hastaning Sakti, M.Kes., Psikolog, serta Hesty Novitasary, M.Psi., Psikolog, LCPC, C.Ht. Program ini juga diperkuat oleh fasilitator guru SMAN 2 Pati serta tenaga kesehatan dari DKK Pati dan Puskesmas Pati I, mencerminkan kolaborasi lintas sektor dalam semangat Service Above Self.
Ke depan, Rotary District 3420 berencana memperluas pelaksanaan program Mental Health Awareness ke Kudus dan daerah lainnya, dengan harapan dapat menjadi model nasional penguatan kesehatan mental berbasis sekolah dan keluarga. Melalui Global Grant #2574973, Rotary menegaskan bahwa kesehatan mental adalah investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa, demi terwujudnya generasi yang cerdas, tangguh, dan berdaya saing di tengah tantangan zaman.


