Nadhif Teza Sayudha, berlaga di kelas gaya kupu-kupu, Semarang 28/12/2025. (Istimewa).
SEMARANG, semarangnews.id — Semangat pantang menyerah, inilah yang menjadi pedoman Nadhif Teza Sayudha (21) mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Semarang (USM) angkatan 2023, yang berhasil menorehkan prestasi gemilang di ajang kejuaraan renang tingkat kampus baru-baru ini. Meski baru kembali ke kolam setelah sempat vakum dua tahun, Nadhif tampil percaya diri dan sukses mempersembahkan dua medali perak dan satu medali perunggu dari nomor lomba yang diikutinya.
Pencapaian ini bukan datang secara instan. Menjelang pertandingan, Nadhif fokus melakukan latihan intensif untuk mengembalikan stamina, meningkatkan kecepatan, sekaligus menyempurnakan teknik renangnya. Tantangan semakin besar karena ia baru mengetahui informasi lomba hanya dua minggu sebelum pertandingan. Situasi tersebut memaksanya beradaptasi cepat dan bekerja lebih keras.
“Waktunya mepet, jadi harus latihan ekstra biar kondisi kembali,” ujarnya,
Selain persiapan fisik, Nadhif memberi perhatian besar pada kesiapan mental. Untuk mengelola tekanan kompetisi, ia menerapkan teknik relaksasi, menjaga fokus, serta melakukan visualisasi jalannya lomba. Menurutnya, strategi tersebut berperan besar dalam menjaga ketenangan dan rasa percaya diri saat turun ke arena.
Dalam prosesnya, dukungan kampus turut menjadi bagian penting dari perjalanan prestasinya. Bantuan fasilitas transportasi, akomodasi, hingga perlengkapan membuatnya semakin termotivasi. Namun, Nadhif berharap sarana latihan khususnya ketersediaan dan optimalisasi kolam renang kampus dapat terus ditingkatkan agar mahasiswa memiliki ruang pembinaan prestasi yang lebih baik.
“Proposal penggunaan kolam belum disetujui,” ucapnya penuh harap.
Tak hanya berdampak pada dunia olahraga, prestasi ini juga menjadi energi positif bagi kehidupan akademiknya. Publikasi dan apresiasi dari kampus membuat Nadhif semakin terpacu untuk menjaga keseimbangan antara prestasi olahraga dan capaian studi.
Melalui pengalamannya, Nadhif menyampaikan pesan kepada mahasiswa lain agar selalu disiplin, konsisten, dan mampu mengelola waktu. Baginya, keberhasilan tidak hanya soal bakat, tetapi juga komitmen dan kerja keras yang dijaga terus-menerus.
Menutup wawancara, ia menyampaikan harapan besar agar pengembangan olahraga di lingkungan kampus semakin diperkuat—mulai dari peningkatan fasilitas, penyediaan beasiswa atlet, pengembangan sport science, hingga kehadiran pelatih berkualitas.
“Biar prestasi dan kesehatan mahasiswa bisa seimbang,” tutupnya.
Penulis: Zalfa Sarofaadma, Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi, USM.


