Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono meresmikan koperasi mahasiswa merah putih Unissula, Semarang 21/12/2025. (FOTO: Istimewa)
SEMARANG, semarangnews.id – Universitas Sultan Agung (Unissula) Semarang kembali menegaskan perannya sebagai kampus yang tak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga aktif mendorong lahirnya ekosistem ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui peresmian Koperasi Mahasiswa Merah Putih Unissula, yang diluncurkan langsung oleh Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono, Minggu (21/12/2025).
Peluncuran koperasi mahasiswa ini dirangkaikan dengan kuliah umum bersama Menteri Koperasi, yang berlangsung di lingkungan kampus Unissula. Kehadiran orang nomor satu di Kementerian Koperasi RI tersebut menjadi sinyal kuat bahwa peran mahasiswa dinilai strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional, khususnya melalui penguatan koperasi berbasis kampus.
Koperasi Mahasiswa Merah Putih Unissula diharapkan menjadi wadah pembelajaran sekaligus praktik nyata ekonomi kerakyatan bagi generasi muda. Tak sekadar unit usaha, koperasi ini diproyeksikan sebagai ruang tumbuh bagi jiwa kewirausahaan mahasiswa, sekaligus sarana menanamkan nilai kebersamaan, kemandirian, dan gotong royong sejak dini.
Acara peresmian tersebut turut dihadiri Rektor Unissula Prof. Dr. H. Gunarto, S.H., M.H., Staf Khusus Menteri Koperasi Wahyono, serta Aurum Rizqianto Fauzi, mantan Presiden BEM Unissula yang kini menjabat sebagai Dewan Pembina Koperasi Mahasiswa Merah Putih Unissula. Hadir pula perwakilan mahasiswa dan koperasi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Aurum Rizqianto Fauzi menegaskan bahwa koperasi mahasiswa memiliki peran strategis dalam mewujudkan cita-cita besar pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan, termasuk target pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen. Menurutnya, target tersebut tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah atau pelaku usaha besar semata.
“Pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen bukan sekadar angka. Itu adalah target besar yang membutuhkan partisipasi seluruh elemen bangsa. Mahasiswa melalui koperasi dapat mengambil peran nyata dalam membangun ekonomi yang partisipatif dan berkeadilan,” ujar Aurum usai acara.
Ia menambahkan, koperasi mahasiswa merupakan laboratorium ekonomi kerakyatan yang memungkinkan mahasiswa belajar langsung mengelola usaha, memahami tata kelola bisnis, serta membangun jejaring kewirausahaan. Melalui berbagai unit usaha seperti ritel, jasa, hingga pengembangan UMKM mahasiswa, koperasi turut menggerakkan roda ekonomi di lingkungan kampus dan masyarakat sekitar.
Jika dikelola secara profesional dan berkelanjutan, Aurum meyakini koperasi mahasiswa dapat menjadi cikal bakal lahirnya wirausaha muda yang tidak hanya mandiri, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru. Prinsip kekeluargaan dan gotong royong yang melekat dalam koperasi, lanjutnya, sejalan dengan semangat pemerataan kesejahteraan.
“Koperasi mahasiswa berperan penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, di mana manfaat pembangunan dapat dirasakan bersama, bukan hanya oleh segelintir pihak,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Aurum juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Koperasi Ferry Juliantono yang telah meluangkan waktu hadir dan memberikan motivasi langsung kepada mahasiswa Unissula. Ia menyebut pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari komitmen Menteri Koperasi yang sebelumnya disampaikan dalam forum Rapat Kerja Wilayah Dekopin Jawa Tengah.
Sementara itu, Rektor Unissula Prof. Dr. H. Gunarto menegaskan bahwa kampus memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan mahasiswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Penguatan koperasi mahasiswa, menurutnya, menjadi bagian penting dari ekosistem pendidikan kewirausahaan yang terus dibangun Unissula.
Di bawah kepemimpinannya, Unissula mencatatkan berbagai capaian prestisius, antara lain peringkat pertama Perguruan Tinggi Swasta terbaik di Jawa Tengah versi UI GreenMetric, peringkat ke-54 perguruan tinggi terbaik nasional, serta peringkat ke-529 terbaik dunia. Capaian tersebut memperkuat posisi Unissula sebagai kampus yang konsisten mengintegrasikan keunggulan akademik, kepedulian lingkungan, dan pengembangan ekonomi kerakyatan.
Kuliah umum dan peresmian Koperasi Mahasiswa Merah Putih Unissula ini juga dihadiri perwakilan BEM Ekonomi Jawa Tengah dan DIY, mahasiswa lintas fakultas, serta perwakilan koperasi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Melalui penguatan koperasi mahasiswa, Unissula optimistis dapat berkontribusi nyata dalam menyiapkan generasi muda sebagai motor penggerak ekonomi nasional yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.


