SEMARANG, semarangnews.id – Jelang akhir tahun 2025, dunia perfilman tanah air kembali diramaikan dengan hadirnya Bayu Ramli, fashion desainer senior asal kota Semarang yang kini mencatatkan pencapaian besar dalam karier aktingnya. Bayu terlibat dalam film horor terbaru berjudul Ladang Kematian Begu Juma, karya sutradara Johanes Gatot, yang mengangkat mitologi menyeramkan dari tanah Karo, Sumatera Utara.
Film ini menghadirkan kisah kelam tentang begu juma, sosok makhluk halus penjaga ladang dalam kepercayaan masyarakat Karo.
Cerita film ini dibalut atmosfer pedesaan yang pekat dengan nuansa mistis, menghadirkan ketegangan sejak awal. Di tengah alur yang mencekam itu, Bayu Ramli tampil sebagai salah satu karakter kunci, seorang kepala desa korup yang menjalankan kekuasaannya tanpa batas.

Dalam film tersebut tak satu pun warga yang mampu menghentikan aksi korupsinya, karena sang kepala desa kerap menekan dan mengendalikan mereka dengan kekuatan serta jabatannya.
Aksi Bayu sebagai kepala desa digambarkan penuh dominasi, manipulatif, dan tak segan melakukan intimidasi demi mempertahankan keuntungan pribadi. Perannya menjadi pusat konflik yang memicu kemunculan dua sosok roh, Dewi Sri dan Begu Juma. Keduanya digambarkan sebagai entitas yang bertindak sebagai “hakim” bagi manusia yang rakus dan merusak alam.
Klimaks film ini menampilkan bagaimana sang kepala desa akhirnya menemui ajal dengan cara tragis di tangan dua makhluk halus tersebut sebuah penghukuman yang menjadi pesan moral kuat dalam film.
“Aku bangga dengan film ini. Dengan peranku sebagai pak Kades yang serakah makan duit rakyat, akhire aku mati dicekik oleh Dewi Sri,” ungkap Bayu saat ditemui disalah satu pusat perbelanjaan di kota Semarang.
Keberhasilan Bayu memerankan tokoh antagonis yang kompleks ini menjadi sorotan tersendiri. Bagi seorang desainer yang lebih dikenal dalam dunia kreatif mode, langkahnya memasuki dunia perfilman bukan hanya mengejutkan, tetapi juga membuktikan kemampuan aktingnya yang matang dan penuh karakter.
Transformasinya dari sosok profesional kreatif menjadi figur kepala desa yang gelap dan ambisius disebut-sebut sebagai salah satu penampilan yang paling mencuri perhatian dalam film tersebut.
Keterlibatan Bayu Ramli dalam Ladang Kematian Begu Juma sekaligus menjadi pembuktian bahwa pelaku industri kreatif Semarang memiliki potensi besar untuk bersinar di tingkat nasional.
Dengan pencapaian ini, Bayu semakin memperluas portofolionya di dunia hiburan dan menegaskan bahwa kreativitasnya tak hanya terbatas pada desain, tetapi juga mampu hidup kuat di seni peran. Film ini dijadwalkan tayang awal tahun 2026 dan menjadi salah satu horor lokal yang paling dinantikan.
Sebagai informasi, selain film Ladang Kematian Begu Juma, yang terbaru Bayu juga bermain di sejumlah film lainnya seperti Alas Roban, Sengkolo 2, Sebelum Senja Berakhir dan tak ketinggalan drama asia Sang Legenda.


