
Sejumlah siswa dan pengajar SMPN 12 sedang memperhatikan poster berisikan program Bilik Perdamaian. (Istimewa).
SEMARANG, semarangnews.id -Sungguh kreatif ide dari siswa-siswi SMPN 12 Kota Semarang dalam mengatasi masalah atau konflik di lingkungan sekolah. Ini merupakan keberhasilan pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Tema Bhinneka Tunggal Ika ‘Bijak Atasi Konflik’ melalui ‘Bilik Perdamaian’ yang diikuti oleh peserta didik SMP Negeri 12 Semarang kelas VII, VIII dan IX tahun ajaran 2024/2025.
Bilik Perdamaian sendiri merupakan ide kreatif dari koordinator P5, Sri Untari, salah seorang guru di sekolah tersebut.
Tujuan Bilik Perdamaian tersebut diantaranya membaca kemungkinan potensi konflik yang bakal terjadi maupun bagaimana melakukan penyelesaian masalah, sehingga tak berkepanjangan dan menimbulkan keresahan di lingkungan sekolah seperti beberapa peristiwa perundungan yang belakangan masih saja terjadi di lingkungan sekolah di sejumlah daerah di Indonesia.
Peserta didik dalam satu kelas diminta membuat satu papan dari kertas yang berisi tulisan tentang penerapan 12 nilai dasar perdamaian, simpang sembilan cara atasi konflik dan ajakan untuk menyelesaikan permasalah dengan bijak.
Papan tersebut juga dilengkapi kantong atau tempat untuk menampung permasalahan yang ada di kelas. Dari permasalahan yang ada, peserta didik diminta untuk menyelesaiakan permasalahan tersebut bersama-sama yang dipimpin oleh pengurus kelas.
Jika permasalahan tidak bisa dipecahkan bersama, mereka bisa meminta bantuan wali kelas atau guru Bimbingan Konseling (BK). Permasalahan dan solusi yang sudah ditemukan, dicatat di dalam sebuah buku ‘Bilik Perdamaian’ yang dapat digunakan untuk pedoman manakala terjadi permasalahan serupa di kemudian hari.
Melalui Bilik Perdamaian ini peserta didik dibiasakan untuk bersikap saling menghargai terhadap perbedaan, melaksanakan nilai-nilai perdamaian dalam kehidupan sehari-hari, berpikir kritis dalam menghadapai permasalahan, dan menyelesaikannya secara bijak untuk menjaga kedamaian.
Bilik Perdamaian diadopsi sekolah dan resmi dilaunching menjadi Bilik Perdamaian SMP Negeri 12 Semarang oleh kepala sekolah, Dra. Rini Rusmiasih, M.Pd., pada 1 Oktober 2024 lalu.
Lebih luas, Bilik Perdamaian ini merupakan sarana untuk menyalurkan berbagai macam permasalahan di sekolah baik oleh peserta didik, guru, karyawan, maupun orang tua peserta didik.
Rencana ke depan, Bilik Perdamaian SMP Negeri 12 Semarang ini akan dilakukan secara on line, untuk memudahkan dan lebih menjaga kerahasiaan dalam penyampaian dan penyelesaian masalah.





