Site icon semarangnews.id

Sutradara Senior Ungke Kaumbur Libatkan Bayu Ramli dalam Film Horor Petaka Sinden Gaib

SEMARANG, semarangnews.id – Kiprah desainer kenamaan asal Semarang, Bayu Ramli, di dunia perfilman Tanah Air kembali berlanjut. Untuk kesekian kalinya, Bayu dipercaya terlibat dalam produksi film vertikal.

Kali ini, ia turut ambil bagian dalam film bergenre horor berjudul Petaka Sinden Gaib yang disutradarai Ungke Kaumbur dan sang istri Ana Ungke sebagai produser dalam film tersebut.

Menariknya, Bayu tidak sekadar hadir sebagai pengisi peran pembantu utama. Dalam film tersebut, ia dipercaya memerankan tokoh Wiradinata, seorang lurah yang menjadi salah satu karakter dalam film tersebut.

Bayu Ramli (kanan) dalam salah satu adegan film horor Petaka Sinden Gaib besutan sutradara Ungke Kaumbur. (FOTO: Istimewa).

Dihubungi melalui sambungan telepon di sela-sela proses syuting di kawasan Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, Bayu mengaku merasa bangga mendapat kesempatan untuk kembali terlibat dalam produksi film vertikal yang diproduksi PGR Picture ini.

Terlebih, film yang digarap kali ini mengangkat kisah horor dengan latar kehidupan masyarakat desa serta kesenian tradisional yang menjadi bagian penting dalam cerita.

Bayu mengungkapkan, keterlibatannya dalam Petaka Sinden Gaib menjadi pengalaman tersendiri. Selain bisa kembali mengeksplorasi kemampuan akting, kesempatan tersebut juga menjadi ruang baginya untuk terus berkarya di industri perfilman.

“Aku seneng banget dan bersyukur sekali kembali dipercaya bisa main di film ini, terlebih di sutradarai bang Ungke,” ujarnya.

Bayu menambahkan peran lurah yang dimainkan dalam film tersebut mengharuskan dirinya bersekongkol untuk membunuh Raras sang sinden.

“Jadi aku tuh mas disitu berperan sebagai lurah jahat yang bersekongkol untuk membunuh si sinden Raras, pokoknya disitu aku jahat banget,” imbuhnya.

 

Ana Ungke produser film Petaka Sinden Gaib saat menjelaskan daya tarik dari film yang diproduksinya, Cipanas 4/11/2026. (FOTO: Istimewa).

Sementara itu, Ana Ungke sang produser menyampaikan jika kali ini pihaknya memproduksi vertikal film bergenre horor yang jarang sekali dilakukan.

“Jadi selain daya tarik seting tempat dan waktu bergaya tempo dulu, dan di film vertikal itu jarang banget menampilkan film horor tapi disini kita memproduksi film vertikal bergenre horor, dan saya sangat optimis akan mendapat tanggapan positif dari penonton,” ungkap Ana.

Film Petaka Sinden Gaib mengangkat cerita tentang kehidupan masyarakat Desa Sendang Arum yang memiliki tradisi kesenian sebagai kebanggaan sekaligus sumber penghidupan. Setiap tahun, warga menggelar Pentas Bumi, sebuah pertunjukan wayang dan gamelan di pendopo desa yang dipercaya membawa kemakmuran.

Bayu Ramli (kedua dari kiri) bersama para pemain di film horor Petaka Sinden Gaib. (FOTO: Istimewa).

Namun, di balik kemeriahan tradisi tersebut, tersimpan sebuah rahasia kelam yang tidak banyak diketahui masyarakat.

Cerita berpusat pada Raras, perempuan muda berusia 22 tahun yang tinggal bersama ibunya, Wening. Kehidupan keduanya tidak berjalan mudah. Rumah dan tanah yang mereka tempati terancam disita akibat persoalan utang. Di tengah kondisi tersebut, Raras memiliki harapan untuk menjadi sinden utama dalam pergelaran Pentas Bumi.

Sayangnya, perjalanan Raras menuju impiannya justru membawanya berhadapan dengan kejadian-kejadian misterius. Ia mulai dihantui penampakan perempuan berselendang merah yang muncul setiap kali dirinya menjalani proses latihan. Sosok tersebut diduga memiliki kaitan dengan rahasia masa lalu yang selama ini disembunyikan Wening.

Ketegangan semakin berlanjut ketika Raras mulai mempertanyakan identitas perempuan berselendang merah itu kepada ibunya. Namun, Wening selalu menghindari pertanyaan tersebut dan memilih menutup rapat cerita masa lalunya.

Di tengah konflik keluarga dan teror gaib, muncul pula sejumlah karakter lain yang turut mewarnai perjalanan cerita, termasuk Raka, seorang penabuh kendang yang dikenal pendiam tetapi berani membela Raras dari ancaman Harjo, penagih utang yang kerap bersikap kasar.

Selain Bayu Ramli sebagai Wiradinata (Lurah), film ini juga dibintangi Melsy Delcy sebagai Raras, Kekey Kartika sebagai Wening, Jihad Alfurqon sebagai Raka, Keylarcel sebagai Sekar, Kartika Daud sebagai Ceu Ratna, M. Rum sebagai Abah Surasa, serta Parlin sebagai Aki Sutardja.

Rencananya film Petaka Sinden Gaib akan tayang di awal tahun 2027 mendatang.

Exit mobile version